Seperti yang kita ketahui, motif batik megamendung merupakan salah satu motif batik nusantara yang populer dan digemari di kalangan pecinta batik nusantara. Kepopuleran motif ini tidak hanya karena karena makna filosofi mendalam yang terkandung di dalamnya, tetapi juga karena warna motif ini memiliki gradasi warna dari biru tua hingga biru muda yang indah, klasik dan modern.

Motif batik Megamendung merupakan masterpiece dari kota Cirebon yang dulunya pertama kali dibuat oleh Pangeran Losari yang merupakan cicit dari Sunan Gunung Jati dan terinspirasi dari motif dari Tiongkok.

Zaman sekarang, motif kain batik megamendung melalui berbagai inovasi dan sering dipadupadankan dengan warna lain dan motif-motif batik lainnya yang merupakan sebuah bentuk penyesuaian mengikuti tren, tanpa menghilangkan makna dasar dan pola dari motif batik megamendung itu sendiri.

Kekhasan Megamendung tidak saja pada motifnya yang berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas, tetapi juga nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalamnya. Mega itu menggambarkan awan yang luas dan Mendung itu simbol Keraton Cirebon yang berkewajiban mengayomi dan melindungi rakyatnya yang diibaratkan selalu membawa sejuk dan kedamaian.

Motif Megamendung mengandung nilai filosofi yang tinggi terhadap para pemakainya, yaitu setiap manusia harus mampu meredam amarah dalam kondisi terpuruk atau sedih dan motif ini juga menggambarkan sikap bijaksana dalam kondisi apapun terutama saat situasi awan mendung (sedih, terpuruk, menderita, dan lainnya).

Nah, itulah salah satu bahasan mengenai motif batik megamendung di mana di setiap goresannya memiliki arti yang sangat mendalam dan tidak heran menjadi salah satu motif batik paling terkenal dan digemari di setiap kalangan pecinta batik.

Sumber gambar : https://disbudparpora.cirebonkab.go.id/sejarah-lengkap-motif-batik-megamendung-cirebon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *